“Rata-rata masih muda. Takut kalau ada apa-apa. Penting cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar kos,” jelasnya.
Dalam satu malam, ia membatasi hanya dua orang pelanggan. Pertemuan dilakukan di kamar hotel dengan durasi singkat (short time). Tarif yang ia tentukan bergantung pada jenis layanan dan waktu.
Baca Juga: Kendari Undercover: Kisah Wanita Cantik Simpanan Om-om, Dijatah Belasan Juta Tiap Bulan
Meskipun begitu, Meri menyampaikan bahwa praktik ini bukan jalan yang ia rencanakan. Setelah lulus kuliah, ia mencoba keluar dari lingkaran tersebut dengan mencari pekerjaan di berbagai perusahaan.
Namun selama satu tahun mengirim lamaran, ia belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
