“Buntu pikiran waktu itu, bang. Sampai sekarang pun masih begini kita punya kerja. Saya manfaatkan pekerjaanku tiap malam antar ladies. Istriku tanpa paksaan langsung mau, karena tidak ada pilihan lain lagi,” tutur AL.
AN akhirnya setuju untuk menjadi PSK demi mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Setiap malam, AL mengantar AN ke klien yang membutuhkan jasanya.
Dari setiap pelanggan, mereka mendapat bayaran antara Rp 350 ribu hingga Rp 450 ribu. Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian mereka, termasuk untuk tiga anak yang masih kecil.
“Kalau ada yang butuh jasanya, saya langsung antar. Kami harus mencukupi kebutuhan anak-anak kami,” kata AL.
Baca Juga: Kendari Undercover: Menolak Jatah Gratis, PSK Cantik Ini Empat Kali Layani Mantan Demi Tarif
