Meskipun keputusan ini sangat berat bagi AN, ia merasa tidak punya pilihan lain. Keterbatasan pendidikan dan keterampilan kerja membuatnya merasa terjebak dalam pekerjaan tersebut.

“Kita jalani saja selama bayaran yang ditawarkan cukup. Kalau tidak cukup, ya kita tolak,” tambah AL.

Saat ini, AN dan AL masih bergantung pada pekerjaan malam tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Meskipun tidak mudah, keduanya berharap suatu saat bisa menemukan jalan keluar dari pekerjaan yang mereka jalani. (A)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Mustaqim