Saat ditemui pada salah satu warkop di Kota Kendari, perempuan tersebut tampak santai mengisap vape beraroma anggur di atas meja kecil di sebuah warung kopi. Ia mengaku tidak perlu berdiri menunggu pelanggan seperti kebanyakan rekan seprofesinya.

“Kita kasih tatapan nakal, supaya calon pelanggan gampang tergoda,” tuturnya dengan nada menggoda.

Penampilannya cukup menarik dengan rambut pirang terurai, bibir tipis, dan alis yang rapi. Paras menawan tersebut disebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak pelanggan yang kembali menggunakan jasanya.

Ia juga memiliki cara tersendiri untuk mempertahankan pelanggan agar tetap menghubunginya.

“Kalau ada yang pakai saya (hubungan badan), saya save WhatsApp-nya. Apalagi kalau yang berotot, gasmi,” katanya sambil tertawa kecil.