KENDARI, TELISIK.ID - Di balik aktivitas malam yang berlangsung senyap di Kendari, dua PSK online mengungkap alasan mereka menolak ciuman namun tetap membuka peluang penambahan durasi layanan pelanggan.
Aktivitas dunia malam di Kota Kendari kembali menarik perhatian publik setelah dua pekerja seks komersial (PSK), dengan nama samaran Caca dan Yaya, mengungkap batasan mereka saat melayani pelanggan.
Kedua wanita ini tegas tidak menerima permintaan ciuman dari pria hidung belang, meski bersedia menambah durasi bercinta jika diminta. Keduanya menilai ciuman sebagai hal yang paling rentan menularkan penyakit, sehingga mereka lebih nyaman menghindarinya.
Caca, PSK berusia 24 tahun yang berdomisili di salah satu indekos di Kota Kendari, menyebut dirinya sangat selektif terhadap permintaan tamu.
Baca Juga: Kendari Undercover: Cerita Pria Kumpul Kebo dengan 3 PSK, Kerap Digoda Meski Sudah Menikah
