Menurutnya, risiko kesehatan menjadi alasan utama mengapa ia tidak menerima ciuman dari pelanggan.

“Jangan sampai ada masalah dengan bibirnya. Bisa jadi lagi sariawan atau masalah apa pun di mulutnya menularkan virus,” ujar Caca saat dihubungi telisik.id pada Kamis (27/11/2025) malam.

Akhirnya, pengalaman serta edukasi mengenai risiko penularan virus membuat Caca mengubah cara melayani tamu. Meskipun dahulu ia sempat mengizinkan tamunya mencium bibir demi membangun suasana dan meningkatkan gairah, kini ia memperketat batasannya.

Hanya orang tertentu yang diperbolehkannya melakukan kontak bibir, dan itu pun sangat terbatas.

“Cuma pacarku yang saya percaya cium. Tambah saja durasi dari pada cium bibir. Kalau tambah durasi bertambah juga tipnya kan,” kata Caca.