KENDARI, TELISIK.ID - Ditinggal suami bekerja di luar Sulawesi Tenggara selama berbulan-bulan, membuat seorang perempuan harus mencari cara agar tetap setia di tengah rasa sepi yang datang tanpa henti.

Ia akhirnya memilih menggunakan alat bantu hubungan intim sebagai jalan aman untuk menyalurkan hasrat biologis, ketimbang berselingkuh dan menghancurkan rumah tangga yang telah ia bangun.

Dalam kehidupan rumah tangga, kesetiaan menjadi ujian terbesar ketika jarak dan waktu menjadi penghalang utama. Hal itu pula yang dialami Witi (32), bukan nama sebenarnya, seorang ibu dua anak asal Kota Kendari yang ditinggal suaminya bekerja di perusahaan tambang di luar Sulawesi Tenggara sejak tahun 2022.

Witi menceritakan, awalnya ia masih bisa menahan diri dari kebutuhan biologis meskipun hanya bisa berkomunikasi dengan suaminya lewat pesan singkat atau video call.

Namun seiring waktu berjalan, rasa kesepian kian terasa, terlebih ketika suaminya hanya bisa pulang sekali dalam setahun.