Rambut hitam lurusnya menutupi sebagian wajah ketika ia menceritakan kisah yang kini disesalinya. Ia mengaku sempat tergoda karena tawaran uang yang besar.
Salah satu pria bahkan rela memberinya uang hingga Rp 10 juta per bulan agar mau dijadikan simpanan. Dalam beberapa bulan hubungan itu berjalan, Misu mendapat banyak fasilitas, termasuk rumah dan biaya hidup yang serba cukup.
“Lancar tiap bulan saya ditransferkan 10 juta sampai 15 juta, malahan saya dibelikan rumah,” ucapnya.
Namun di balik semua kenyamanan itu, ada tekanan batin yang sulit dijelaskan. Ia mulai kehilangan kebebasan, hidupnya diatur dan setiap langkahnya diawasi.
“Waktu saya jadi simpanan juga pernah diajak nikah siri, tapi saya tidak mau. Tidak mau ada ikatan,” tambahnya lagi.
