"Karena mereka tahu bahwa pendapatan pekerja tambang lumayan tinggi, mereka memasang tarif yang mahal untuk sekali main, biasanya Rp 1 juta sampai Rp 2 juta," ucap Arman.

Lokasi yang biasa digunakan, kata Arman, mess pekerja, penginapan, ataupun kos-kosan yang sudah disiapkan wanita tersebut.

"Biasanya tempat mainnya di mess pekerja, penginapan ataupun kos-kosan yang dimiliki wanita malam tersebut," lanjut Arman.

Selain perempuan asli di daerah tersebut, Arman juga seringkali menemukan perempuan dari luar negeri yang bisa disewa.

"Tidak jarang juga saya menemui perempuan dari luar negeri, tapi sangat mahal, tapi untuk kualitas bermain cukup bagus," lanjut Arman.