Namun, meskipun hidupnya lebih baik di Kendari, Karin masih merasa malu untuk pulang ke kampung halamannya karena pekerjaannya yang sudah diketahui oleh keluarganya.
"Awalnya saya berharap bisa mengumpulkan uang untuk membuka usaha sendiri di kampung halaman. Namun, setelah 2 tahun di Kendari, saya mulai tergiur dengan janji THR yang diberikan oleh pelanggan dan bos-bos setia saya. Saya merasa malu untuk pulang ke kampung halaman karena pekerjaan saya ini sudah diketahui oleh keluarga saya," ungkap Karin dengan santai sambil menceritakan kisahnya di sebuah perumahan di Kendari.
Dengan penampilan yang menarik dan percaya diri yang tinggi, Karin berhasil meraih banyak pelanggan setia dan bos-bos yang memakai jasanya. Meskipun begitu, Karin tetap mengalami kesulitan dalam menjalani profesi sebagai PSK.
Ia sering kali menghadapi tekanan dari lingkungan sekitarnya yang tidak merestui pekerjaannya. Namun, Karin tetap tegar dan fokus pada tujuan hidupnya.
Baca Juga: Kendari Undercover: Kisah PSK Hijrah, Dulu Layani 3 Pria Semalam, Kini Rajin Mengaji
