Setelah ditanya Telisik.id di kediamannya, awalnya Laras terlihat sedikit khawatir. Namun, setelah dijelaskan maksud kedatangan, ia bersedia berbagi kisahnya.

"Saya tidak pernah menyangka kalau yang memesan layanan saya adalah pacar teman saya sendiri. Saya tidak berani melapor kepada teman saya, jadi saya memutuskan untuk merahasiakan ini," ungkap Laras dengan nada sedikit tergugah.

Suasana kos-kosan tersebut terlihat ramai pada malam itu, sekitar pukul 21.00 Wita. Para penghuni kos tampak bersemangat mengisi malam Minggu mereka. Sambil bercerita, Laras memilih untuk merendahkan suaranya agar tidak mengundang perhatian dari penghuni kos yang mungkin tidak menyukai profesi sampingannya.

Namun, saat ini ia menjelaskan, sudah berhenti dari kegiatan prostitusi dan berusaha untuk menyelesaikan pendidikan yang sempat tertunda.

Suasana kos-kosan yang ramai dengan penghuni yang sedang menikmati malam Minggu memberikan kesan hidup dan penuh energi. Terlihat orang-orang berkelompok, tertawa dan bercanda di berbagai sudut. Namun, di antara keramaian itu, Laras merasa ada beban yang ia pikul sendiri, rahasia yang dia sembunyikan dari temannya.