"Keputusan untuk kerja sampingan sebagai pekerja seks komersial bukanlah pilihan yang mudah bagi saya. Namun, saya mengambil langkah ini, karena terlalu berat biaya hidup," kata Laras dengan sedih.

Baca Juga: Kendari Undercover: Menelisik Bisnis Prostitusi di Kos-kosan, Bekerja Sama dengan Pemilik Kos Biar Aman

Meskipun Laras telah menghentikan kegiatan prostitusinya, ia masih merasakan tekanan dan stigma dari masyarakat sekitarnya. Namun, dia berusaha keras untuk tidak membiarkan hal itu menghalangi tekadnya dalam mencapai tujuan hidupnya.

Laras berusaha untuk menyelesaikan pendidikan yang sempat tertunda, dengan harapan pendidikan akan membuka pintu-pintu baru bagi masa depannya.

Saat Laras menutup pembicaraan, terlihat ekspresi campuran di wajahnya. Ada kelegaan karena dapat membagikan beban yang dia pikul selama ini, tetapi juga ada kesedihan dan penyesalan atas keputusan yang sudah dia ambil.