Ketika kami bertemu lagi dengan Lily sekitar pukul 02.00 Wita, ia sedang demam dan mengenakan masker untuk menutupi kondisinya yang sedang tidak fit. Namun, suaranya tetap terdengar berat ketika ia menceritakan kisah hidupnya.

Ia mengenakan baju tidur sepasang dengan celana tidur berwarna merah muda dan rambutnya yang sebahu dan dicat kuning emas. Ekspresi wajahnya yang semula penuh dengan harapan dan kebahagiaan, kini berubah menjadi sedih dan berat.

"Saya tahu pekerjaan saya tidak baik untuk saya, tetapi saya tidak tahu harus bagaimana lagi untuk cari uang," katanya dengan suara yang serak.

Meski demikian, Lily merasa sulit untuk meninggalkan dunia gelap tersebut karena ia merasa sudah terlalu lama terjun di dalamnya dan sulit untuk mencari pekerjaan lain yang bisa menghasilkan uang dengan mudah seperti profesi PSK.

"Kadang saya malu dengan pekerjaanku ini, tapi tidak tahu harus bikin apa lagi," ujarnya sambil menundukkan kepala.