Masalah ketiga yang bersifat darurat dan banyak dihadapi saat ini adalah stunting, yaitu kondisi dimana kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan.

Baca Juga: 3 Mahasiswa UHO Wakili Sulawesi Tenggara di Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2022

Angka stunting di Indonesia sendiri cukup tinggi, yaitu mencapai 24 persen. Remaja dengan kondisi stunting mempunyai fisik yang pendek dan mudah terserang penyakit juga tingkat kecerdasan yang rendah.

Sementara itu, Direktur Politeknik Kesehatan Kota Kendari, Teguh Fathurrahman mengatakan, pencegahan stunting dapat dilakukan di 1000 hari pertama kehidupan bayi, yaitu sejak bayi dalam kandungan hingga mencapai usia 2 tahun.

Karena di masa tersebut merupakan fase otak bayi berkembang dengan pesat sebelum menutupnya ubun-ubun. Di masa ini lah orang tua diwajibkan memberikan nutrisi terbaik untuk si buah hati, agar perkembangannya tidak terhambat. (B)