MUNA, TELISIK.ID - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna kembali ancang-ancang akan melakukan mutasi terhadap para guru SD dan SMP.
Pada mutasi gelombang kedua ini, instansi yang dipimpin Sukarman Loke itu telah menyiapkan 225 guru yang akan disebar di 22 kecamatan.
Mutasi itu, tentunya tidak akan merugikan para tenaga pengajar dalam memperoleh hak-hak mereka, seperti tunjangan profesi sertifikasi.
Sukarman mengatakan, persoalan mutasi tidak usah terlalu dipolemikan. Sebab, mutasi bukan hal yang baru di tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN). Mutasi sebagai bentuk penyegaran sekaligus untuk peningkatan kompetensi bagi para guru.
Lebih lanjut, ia mencontohkan bahwa guru di SMP 2 Raha dipindahkan ke Tongkonu. Di tempat baru itu, guru tersebut dapat menerapkan tutor sebaya seperti di sekolah sebelumnya.
