"Program ini, kami anggap cukup efisien karena kendala terbesar masyarakat untuk memulai usaha adalah modal. Jadi, program ini kita buat untuk mengimbangi keterampilan yang telah mereka dapatkan," katanya.

Baca juga: Ini Tiga Fokus Pembangunan Infrastruktur Pemkot Kendari Tahun 2021

Senada dengan itu, Sekertaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Muna, Drs La Ode Nasir Polondu menuturkan, pihaknya akan membantu warganya yang telah mengikuti proses pelatihan dari BLK Kendari sesuai amanah dari pimpinan daerah Kabupaten Muna.

"Generasi yang kreatif dan inovatif adalah modal besar bagi daerah dalam perkembangannya, untuk itu kami tentu akan memperhatikan para peserta pelatihan ini dan membantu mereka," tutupnya.

Diketahui, pelatihan MTU yang dilaksanakan di Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Muna, dibuka pada 16 dan 17 September 2020 lalu. Melibatkan 128 peserta yang terbagi di delapan paket program pelatihan, berupa teknik sepeda motor konvensional paket I, teknik sepeda motor konvensional paket II, menjahit pakaian dasar paket I dan menjahit pakaian dasar paket II untuk Kabupaten Buteng.