"Ketika kita ingin melakukan langkah moderasi, tentu akan sejalan dengan kultur yang ada di Indonesia," paparnya.

Dalam konteks ini, langkah-langkah moderasi sudah diprakarsai BNPT dan pencegahannya sudah dilakukan Kementrian Agama dengan moderasi beragama. Muhammadiyah juga dengan langkah-langkah moderasi di dalam catatan dan kehidupan kemasyarakatan sosial.

"Maka, insya Allah, program pencegahan terorisme akan menjadi langkah yang tersistem dengan baik dan kita harapkan akan semakin berhasil," kata Haedar.

Sebagai bangsa yang besar, kata Haedar, tentu selalu ada masalah dan harus diselesaikan secara bersama-sama.

"Dan apa yang disampaikan Kepa BNPT tentang radikalisme, ekstrimisme dan terorisme ada di kelompok agama atau separatisme, itu  bagian dari tanggung jawab yang perlu kita selesaikan bersama," pungkasnya.