Tempat sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara, Andi Lukman menjelaskan, politeknik merupakan perguruan tinggi vokasi yang punya kebijakan lulusannya harus sesuai dengan bina kerja.

Ia mengimbau perguruan tinggi untuk jangan terlalu banyak teori, setidaknya 70 persen dari kurikulum harus dengan praktek, hanya 30 persen saja yang diisi teori. Hal ini sesuai dengan kebijakan kampus merdeka yang mensyaratkan 60 satuan kredit semester (SKS) dalam perkuliahan untuk mencari pengalaman.

Hal tersebut diperlukan untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli dengan sumber daya manusia yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan industri saat ini.

Polilteknik Bina Husada Kendari sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan di Sulawesi Tenggara ikut berperan melahirkan sumber daya manusia bidang kesehatan. Pihaknya baru saja melepas status ratusan mahasiswanya menjadi alumni di acara wisuda angkatan ke-5.

Direktur Politeknik Bina Husada apt. Muh. Azdar Setiawan, S.Farm.,MM mengatakan, ada 154 orang wisudawan yang lulus, mereka terdiri dari program studi farmasi, teknologi laboratorium medis dan kesehatan gigi.