Kepala SMPN 1 Wangi-Wangi, La Ode Mahadulah, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak pernah menerima laporan atau keluhan dari siswa terkait kualitas makanan MBG sebagaimana yang dituduhkan dalam unggahan tersebut.
“Saya klarifikasi, siswa mana yang mengatakan makanan MBG tidak sehat, cepat basi, berbau busuk, dan menyebut dapur MBG di Wakatobi lebih banyak korupsinya. Saya sebagai kepala sekolah SMPN 1 Wangi-Wangi belum pernah mendengar keluhan siswa seperti itu,” tegasnya saat dikonfirmasi via whatsApp, Rabu (4/2/2026).
Mahadulah juga membantah tudingan bahwa SMPN 1 Wangi-Wangi menolak program MBG. Menurutnya, sekolah justru mendukung penuh dan telah menyatakan kesiapan secara resmi.
“SMPN 1 Wangi-Wangi tidak mungkin menolak MBG. Bahkan kami sudah menandatangani MoU untuk pelaksanaan MBG dan siap menerima di SMPN 1 Wangi-Wangi,” ujar Mahadulah.
