Oleh: Suryadi
Pemerhati Budaya dan Kepolisian
“KALAU perintah atasanmu salah, jangan dibiarkan. Ingatkan!” (mengutip seorang perwira tinggi, seorang perwira remaja lulusan Akpol tiga tahun silam mengungkap kesan mendalamnya kepada seorang bintara sambil menunggu di selazar lantai 2 Gedung Utama Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jabar Senin siang, 4/11/24).
“Nggak usah Pak, biar saya jalan, ke dekat sini aja… saya mau keluar lewat pintu dekat gerbang utama”
(respons seorang laki-laki ketika seseorang paling senior di antara pasukan provost yang tegak berjajar di depan Wisma Rehabilitasi Mako Brimob, jelang magrib Senin, 4/11/24).
