Mashadi mengatakan, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Hasil pemeriksaan Inspektorat nantinya menjadi salah satu dasar untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika ditemukan dugaan pelanggaran hukum, perkara tersebut dapat diteruskan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau Inspektorat nanti menganggap ada pelanggaran hukum, saya yakin diserahkan ke APH,” ujarnya.

Mashadi mengaku sebelumnya telah memperoleh informasi mengenai kecurigaan warga terhadap aktivitas kepala sekolah dan guru tersebut di lingkungan sekolah.

Kecurigaan itu kemudian diperkuat dengan pemasangan kamera CCTV oleh komite sekolah. Kamera pengawas dipasang setelah warga menemukan kondisi yang dianggap mencurigakan, termasuk dua sepeda motor yang masih terparkir di sekolah ketika salah satu ruangan dalam keadaan terkunci.