Baca Juga: Wakatobi Raih UHC Awards 2026, Komitmen Jamin Akses Kesehatan Warga

“Ini adalah pintu gerbang awal. Kita ingin sektor perikanan seperti tuna dan lobster juga dapat dikemas dalam kontainer dan dikirim langsung dari Baubau. Upaya ini harus terus ditingkatkan dan diintensifkan,” ujar Hamsinah dengan optimisme.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyampaikan bahwa pada tahap awal PT Triko Bina Nusantara mengekspor sebanyak empat kontainer ubur-ubur dengan nilai mencapai Rp 1,6 miliar.

Ekspor ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dan akan terus ditingkatkan seiring tingginya permintaan pasar internasional, khususnya dari Tiongkok.

“Ekspor perdana dari Kota Baubau ini terintegrasi dengan kegiatan ekspor yang berlangsung secara bersamaan di Kota Kendari. Melalui Pelabuhan Bungkutoko Kendari, sebanyak 47 kontainer komoditas diekspor dengan nilai kurang lebih Rp 500 miliar. Ini menunjukkan konsistensi dan kesinambungan strategi ekspor Sulawesi Tenggara dari hulu hingga hilir,” tegasnya. (B)