CIREBON, TELISIK.ID - Dua dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi dalam dua hari beruntun di Jawa Barat, yakni di Kota Cirebon pada Selasa (20/10/2026) dan di Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu (21/10/2026). Data terbaru dinas kesehatan mencatat 287 orang terdampak di Cirebon dan 103 siswa di Cisarua, sementara penyebab pasti kedua insiden masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Di Cirebon, para korban berasal dari 28 satuan pendidikan dan layanan pengasuhan anak, mulai dari TK, SD, hingga tempat penitipan anak, serta guru, petugas dapur, dan anggota keluarga yang ikut menyantap makanan tersebut. Gejala yang dikeluhkan meliputi mual, muntah, diare, pusing, dan sakit perut, dengan 210 orang menjalani rawat inap di delapan rumah sakit dan 77 lainnya rawat jalan hingga Rabu siang. Dinas Kesehatan memastikan tidak ada pasien yang meninggal dunia maupun dirawat di ruang perawatan intensif.

Salah satu orang tua murid TK, Agus Bakhtiar, menceritakan anaknya muntah berulang kali sepulang sekolah setelah menyantap menu MBG.

"Saya tanya anaknya habis makan apa, MBG-nya kenapa, apa yang dimakan? Telur. Telurnya kenapa? Asam," kata Agus.

Telur Diolah di Luar Dapur, SPPG Disuspend