"Namun sekali lagi ini adalah konsensus. Secara politik, diplomasi, diskusi tentang Kepton harus jalan terus. Namun di sisi lain kita tidak boleh juga memaksakan cara berfikir kita. Karena rujukan kita adalah cara pandang nasional," tambahnya.

Karena itu, lanjutnya, lobi, diplomasi dan diskusi menjadi penting. Di sisi lain, pembenahan dokumen yang merujuk pada metode rumusan kriteria RPP juga penting dilakukan.

Sementara itu, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse enggan masuk lebih jauh dalam pembahasan diskusi pemekaran Kepton. Dirinya hanya menjalankan amanah leluhur untuk mendorong cita-cita leluhur.

Sebagai Ketua KAHMI Cabang Baubau, dirinya berharap pemekaran Kepton menjadi energi besar untuk dirumuskan menjadi gagasan besar KAHMI.

"Saya berada di jalan tengah. Paling tidak satu tahun ke depan saya masih menjabat wali kota. Dengan sisa waktu ini saya akan manfaatkan dengan baik. Yang bisa kita lakukan saat ini paling tidak mencari kembali dokumen untuk kita sesuaikan dengan dinamika kekinian," terangnya.