JAKARTA, TELISIK.ID - Di balik aktivitas yang berjalan diam-diam, praktik PSK online ternyata tidak lepas dari berbagai risiko di lapangan. Salah satunya datang dari pelanggan yang kerap melanggar kesepakatan, sehingga membuat para pelaku harus mencari cara agar tetap aman saat bekerja.

Hal ini diceritakan oleh Tantri (25), seorang PSK online yang beroperasi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Ia mengaku dalam satu malam bisa melayani enam hingga tujuh pelanggan yang datang ke apartemen tempatnya bekerja bersama rekan-rekannya.

Menurut Tantri, apartemen dipilih bukan tanpa alasan. Selain lebih fleksibel, tempat tersebut juga dianggap lebih efisien untuk operasional dibandingkan hotel, terutama karena mereka membutuhkan lebih dari satu ruangan dalam menjalankan aktivitasnya.

Baca Juga: 2 PSK Cantik Ngaku Tak Sadar Digerebek Polisi saat Main dengan Pelanggan di Hotel, Pasang Tarif MiChat hingga Rp 400 Ribu

Namun, yang paling disorot adalah soal keamanan. Tantri mengaku kerap menghadapi pelanggan nakal, terutama yang tidak mau membayar sesuai kesepakatan awal. Untuk mengantisipasi hal itu, ia dan rekannya menggunakan jasa pengawal pribadi yang biasa disebut joki.