"Mereka ini bukan muncikari atau germo. Joki ini dibayar Rp 50.000-Rp 150.000 tergantung besaran tarif yang disepakati," kata Tantri, seperti dikutip dari iNews, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, joki biasanya terdiri dari satu hingga dua orang yang berjaga di sekitar lokasi. Tugas mereka bukan hanya mengamankan situasi, tetapi juga membantu komunikasi dengan pelanggan, termasuk melalui pesan singkat sebelum transaksi terjadi.

Peran joki menjadi penting saat muncul masalah di lapangan. Ketika ada pelanggan yang mencoba menghindari pembayaran, joki akan turun tangan untuk memastikan kesepakatan tetap dijalankan.

"Mereka bisa chatting kami dan juga menjaga kami," ucapnya.

Cerita serupa juga disampaikan Amel (23), yang merupakan rekan kerja Tantri. Ia mengaku merasa lebih tenang saat melayani pelanggan karena ada pengawasan dari pengawal yang selalu siaga di sekitar lokasi.