"Yang tahu cuma satu anakku. Sebelumnya saya dilarang, tapi mau bagaimana lagi," ujarnya.
Ketika melihat petugas Satpol PP datang, Ibu biasanya meninggalkan lokasi. Ia mengaku berlari untuk menghindari petugas karena memahami bahwa aktivitas mencari uang di jalan raya tersebut tidak diperbolehkan.
"Kalau ada Satpol PP, saya lari karena memang melanggar di jalan. Tapi apa boleh buat, saya harus cari makan," tutur Ibu.
Meski penghasilannya tidak menentu, Ibu masih menjalani pekerjaan tersebut setiap hari. Ia berharap dapat memperoleh pekerjaan lain sehingga tidak perlu lagi mencari nafkah dengan menjadi badut di lampu merah.
"Semoga tidak selamanya begini. Kalau ada pekerjaan lain, saya juga mau," pungkasnya.
