BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Sejatinya hari raya Idul Fitri adalah momen bagi umat Islam untuk saling memaafkan. Namun tidak bagi tiga warga Desa Kapoa, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan.
Ketiga warga ini terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran mengeroyok La Hazalu (48), yang juga warga desa setempat.
Tiga warga Kapoa tersebut adalah La Ode Gani, Marsin alias La Moko dan Ibeng alias La Karai. Untuk diketahui, La Gani adalah adik ipar Bupati Busel, La Ode Arusani.
Kepada Telisik.id, La Hazali menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari raya Idul Fitri. Saat itu, warga setempat merayakan hari besar umat Islam dengan menggelar acara joget menggunakan sound system di depan kantor desa.
Tak ingin bergabung dengan warga lainnya, korban kemudian pulang ke rumah dan membunyikan sound system miliknya. Namun sikap itu mendapat teguran dari warga.
