"Perlu beberapa tong-tong sampah di lokasi-lokasi tertentu yang mereka butuhkan, misalnya lokasi yang ramai pengunjung pasti perlu tong sampah. Adapun kalau sudah disediakan tapi masih buang sembarangan berarti kesadarannya masih kurang," kata Ahmad Suryadi.
Sementara itu, salah satu pengurus Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sultra, Asti mengatakan, isu lingkungan di Kota kendari belum banyak penyadaran, karena beberapa wilayah termasuk Teluk Kendari masih menjadi sasaran tempat membuang sampah.
Tentunya kata Asti, menjadi penting menegaskan peraturan tentang sampah, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan tempat termasuk di laut.
Baca Juga: Sultra Ekspor 18 Ton Jambu Mete ke Vietnam
"Contohnya saya seringkali melihat beberapa pedagang yang membuang sampah-sampah plastik bekas dagangan mereka ke laut di daerah teluk," ungkapnya.
