Namun, di tengah upaya untuk bergabung dengan tentara AS, dia malah mendapatkan hidayah dari sebuah siaran radio.
Pikirannya pun tertarik untuk mempelajari Islam lebih jauh dari apa yang dipahaminya.
Sejak itu, ia terus mendalami Islam dan akhirnya memeluk agama ini. Masa lalunya yang hanya untuk mabuk-mabukan dan bersenang-senang tak lagi dilakoninya, aktivitasnya kini hanya untuk beribadah di masjid.
Baca juga: Perjuangan Wanita Mualaf, Rela Disakiti hingga Dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa
Baca juga: Lelaki Keturunan China Ini Menjadi Mualaf karena Sering Melihat Anaknya Salat
