Darah menstruasi para penjaga wanita juga kerap diusapkan ke wajah para tahanan. Menurut Holdbrooks, para penjaga dicekoki bahwa yang ditahan di situ adalah orang-orang paling buruk di dunia.
Mereka adalah orang yang memusuhi AS dan antidemokrasi. Kendati begitu, Holdbrooks melihat fakta menarik.
Walau disiksa seberat apapun, para tahanan ini tetap tegar. Di sel mereka tetap tersenyum dan berdoa lima waktu sehari.
Para tahanan mengaku tak pernah takut menghadapi apapun karena mereka merasa ada Tuhan yang selalu menjaga mereka.
Pemuda ini mulai penasaran. Dia mempelajari Islam dan membaca-baca Al-Qur'an. Dia juga mulai membanding-bandingkan Islam dengan kepercayaan lain. Holdbrooks mulai tercerahkan hingga akhirnya memeluk Islam.
