Akibat kejadian ini Kepala Desa Ulu Lamokuni mencatat, ada enam bangunan yang rusak. Dimana dua bangunan rusak parah, seperti balai desa dan satu rumah penduduk, sementara sisanya rusak ringan.

"Jadi yang hancur sekali itu balai desa dan satu rumah penduduk. Namun untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada, hanya bangunan saja," ungkapnya.

Saat ini warga korban puting beliung secara gotong royong melakukan pembenahan untuk membersihkan puing-puing sisa bencana angin puting beliung. Sambil menunggu bantuan dari pemerintah Kabupaten Konawe.

Sumardin berharap, segera ada tindakan dari pihak pemerintah daerah, baik itu Dinas Sosial, BPBD atau dinas terkait lainnya. 

"Kami berharap mudah-mudahan hari ini, Kamis (27/2/2020), pemerintah segera turun ke lokasi. Saya sangat berharap sekali, siapa lagi yang mau membantu kalau bukan pemerintah. Apa lagi kami ini masih desa pemekaran, belum memiliki dana desa," harapnya.