Menurut Al Basyir, tingkat pendidikan yang meningkat di Sultra menjadi salah satu faktor utama berkurangnya politik identitas. Pendidikan membantu membentuk pola pikir masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Alhamdulillah, kami juga terus bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memantau situasi di lapangan. Hingga saat ini, situasi tetap kondusif,” jelasnya.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi yang sehat dengan menghindari penyebaran informasi menyesatkan. Kesbangpol juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dengan meningkatkan pemahaman mengenai kedewasaan dalam berdemokrasi. (C)
Reporter: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
