Yamin juga menuturkan, di tatanan regional khususnya Sulawesi Tenggara dalam beberapa bulan yang lalu terkait pembelahan antara suku masih sangat kental, di mana banyak demo masyarakat dari berbagai suku menuntut keadilan hak'hak budaya mereka, yang dinilai dilecehkan oleh oknum tertentu yang ingin membuat gaduh sehingga stabilitas politik di Sulawesi Tenggara itu terganggu.
Ditambah lagi ke depannya Sulawesi Trnggara akan mempunyai momen pemilu serentak, maka dari itu isu-isu politik sosialisai terhadap indeks demokrasi harus mulai digaungkan.
Kesbangpol Sultra diharapkan bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bisa mensosialisasikan perhitungan indeks demokrasi Indonesia. Pihaknya di BEM FISIP UHO mengaku, siap berkolaborasi dan terlibat dalam mewujudkan stabilitas politik di Sulawesi Tenggara.
"Kami yakin Kesbangpol bisa menjadi garda terdepan dalam menangani isu-isu yang dapat memecah bela masyarakat di bumi anoa yang kita cintai ini," pungkasnya. (A)
Penulis: Aris Mantobua
