Kebutuhan dasar misalnya, kebutuhan akan sandang, pangan, papan, air bersih untuk MCK, udara bersih, lapang kerja, dan sebagainya. Sedang yang termasuk pelayanan dasar, misalnya pelayanan kesehatan, pendidikan, dan akses terhadap kebutuhan lain yang mendukung kualitas hidup manusia. Pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan dasar ini merupakan ukuran untuk melihat seberapa baik dan layah penghidupan dan kehidupan masyarakatnya.
Ideologi Kesehatan
Bila dilihat sejarahnya, pelayanan kesehatan adalah pelayanan sosial kemanusiaan. Karena itu dapat dikatakan menganut ideologi kesejahteraan sosial. Di antara ajaran Hippokrates misalnya: “Dokter tidak seharusnya bekerja untuk keuntungan pribadi, melainkan karena cinta pada manusia. Seorang dokter harus mengutamakan tindakan medis yang sederhana, ditunjang dengan diit yang teliti, dan intervensi bedah jika perlu.”
Masih tentang Hippokrates. Menurut Samsi Jacobalis, bila asas-asas etika medis yang diajarkan oleh Hippokrates kepada dokter (murid-muridnya) itu dirangkum maka dapat bagi menjadi enam butir: Pertama, berbuatlah yang baik (beneficence, Amar Ma’ruf). Kedua, jangan melakukan hal-hal yang dapat mencederai atau merugikan pasien (nonmaleficence, Nahi Mungkar).
Ketiga, hormati hidup manusia, jangan melakukan aborsi dan jangan memberikan racun kepada pasien untuk euthanasia atau bunuh diri. Keempat, sadari keterbatasan diri. Jangan melakukan hal-hal di luar kemampuan. Serahkan pelaksanaan tindakan medis tertentu kepada mereka yang memang ahli dalam bidang itu. Kelima, berakhlak dan berbudi luhur. Keenam, jagalah kerahasiaan pasien.
