"Jangan malah menakut-nakuti rakyat. Lama-lama rakyat bukan mati karena COVID-19 tapi mati karena stres  tidak ada makanan," ungkapnya. 

Secara khusus, Adrianus Garu juga mengingatkan perlunya ketegasan dalam masalah pelayanan transportasi. Pasalnya, banyak rakyat yang menangis karena urusannya tertunda akibat ketidakjelasan aturan antara lembaga dan antara daerah.

"Ini masalah serius. Sepertinya presiden sudah tidak didengar oleh pembantunya maupun orang-orang daerah," tandasnya. 

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Sumarlin