KENDARI, TELISIK.ID - Pasar tradisional Anduonohu di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang menjadi tempat aktivitas ekonomi masyarakat, kini dihadapkan pada masalah serius terkait infrastruktur. Meski beroperasi hampir sepanjang hari, kondisi jalan utama di sekitar pasar tersebut justru memperburuk kenyamanan dan keselamatan para pengunjung.
Infrastruktur yang rusak, terutama saat musim hujan, menimbulkan keluhan dari berbagai pihak yang berharap adanya perhatian dan perbaikan segera.
Pasar Anduonohu di Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi tempat aktivitas ekonomi yang hampir tak pernah berhenti, dengan waktu operasional kurang lebih selama 23 jam. Pasar ini mulai buka pukul 5 pagi dan beberapa pedagang tutup sekitar pukul 4 pagi keesokan harinya.
Keberadaannya menjadi tempat penting bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik pedagang maupun pembeli yang datang dari berbagai wilayah di sekitaran Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari. Namun, di balik kesibukannya yang tak kenal waktu, kondisi infrastruktur di sekitar pasar, terutama akses jalan utamanya, justru sangat memprihatinkan.
Baca Juga: Jalan Berlubang di Pasar Anduonohu Kota Kendari Bahayakan Pengendara
