Jalan tersebut tidak hanya berlubang, tetapi juga bergelombang dengan gundukan yang semakin membahayakan saat musim hujan tiba. Air hujan sering kali menggenang, menciptakan kubangan besar yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara dan pejalan kaki.
"Pernah sekali saat berkendara untuk belanja ke pasar, motor saya melewati kubangan air yang saya kira seperti kubangan air kecil biasa, ternyata kubangan itu cukup dalam dan membuat motor saya langsung mati karena terendam air di kubangan itu," ujar salah seorang pembeli, Sunar.
Baca Juga: Lapak Pedagang Liar di Sekitar Pasar Anduonohu Sebabkan Kemacetan Parah
Masalah ini menjadi perhatian utama masyarakat dan pengunjung pasar yang berharap adanya perbaikan segera dari pihak terkait. Meski pasar ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal, kondisi jalan yang buruk kerap menjadi keluhan dan tantangan tersendiri.
Bagas yang merupakan salah satu pembeli mengatakan, di pasar ini ia sering belanja karena kebetulan dekat dengan rumah. Tetapi ia harus memutar ke depan pasar dikarenakan kalau siang atau sore banyak mobil besar yang lewat dan membuat kemacetan dan debu.
