KENDARI, TELISIK.ID - Kita pasti sering melihat di berbagai sosial media, teman atau keluarga yang membutuhkan golongan darah tertentu untuk kebutuhan pasien.

Sayangnya banyaknya postingan tersebut justru kadang tidak membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan karena satu dan lain hal, seperti pendonor yang tidak layak atau pendonor layak namun golongan darah yang berbeda.

Berawal dari keresahan-keresahan tersebut, dua pemuda asal Sulawesi Tenggara, Triadi dan Adhan kemudian mengembangkan sebuah aplikasi yang mempertemukan pendonor darah dan pasien yang membutuhkan melalui aplikasi yang diberi nama Sodarah.

Baca Juga: Beasiswa D3, S1 dan S2 Brunei Darussalam 2023

Triadi mengaku, ide pembuatan aplikasi Sodarah dimulai dari banyaknya postingan-postingan pencarian darah yang tersebar di sosial media yang rata-rata dibutuhkan di saat orang terdesak untuk mencarikan darah keluarga, saudara ataupun temannya.