Langkah ini membuat kisruh juga meruntuhkan soliditas KIB, sebab PPP melakukannya untuk kepentingan partainya sendiri tanpa atas nama koalisi.

PPP memang sudah berada dalam kendali Presiden Joko Widodo. PPP telah dijinakkan oleh Jokowi, tidak lagi independen dalam mengambil keputusan ini terjadi pasca pelengseran Ketua Umum Suharso Manoarfa kepada Mardiono, yang sebelumnya Mardiono merupakan bagian dari dewan pertimbangan presiden (wantimpres).

Sehingga apa yang diarahkan oleh Jokowi dapat disinyalir akan dilakukan oleh PPP. PPP memang saat ini terbebani dengan elektabilitas partai ini yang diprediksi tidak akan lolos ambang batas parlemen. PPP yang selama ini pasif dalam hiruk-pikuk Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) menjadi lebih aktif.

Ia melakukan dua langkah sekaligus, pertama, berhasil membujuk Sandiaga Uno untuk memikirkan opsi keluar dari Gerindra dan sekaligus melakukan upaya menjadikan Sandiaga Uno sebagai kader PPP untuk berjuang sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo dengan partai PPP.

Baca Juga: Habis Manis, Nasdem Dibuang