KENDARI, TELISIK.ID - DPRD Kota Kendari meminta Pemerintah Kota Kendari agar tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan mega proyek yang dinilai kurang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mengatakan, anggaran daerah sebaiknya difokuskan untuk program yang nyata dirasakan oleh warga, seperti penataan kota, penanganan banjir, perbaikan tempat wisata dan peningkatan fasilitas publik.

"Anggaran jangan diarahkan ke mega proyek. Masyarakat hanya membutuhkan kenyamanan, ruang publik dan fasilitas yang bisa mereka nikmati," ujar Inarto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/6/2025).

Ia menyarankan, Pemkot Kendari agar lebih bijak dalam menyusun program pembangunan berdasarkan postur APBD 2025 yang mencapai Rp 1,64 triliun. Beberapa sektor yang dinilai penting untuk diprioritaskan antara lain perbaikan jalan rusak, pemberdayaan UMKM, pengelolaan sampah dan pembangunan rumah layak huni.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Kendari 'Turun Gunung' Menangkan AJP-ASLI