"Kami meyakini juga pemilu 2024 tidak separah itu, tetapi boleh dikatakan pemilu 2024 sistem demokrasi begitu gila," ujarnya via WhatsApp, Senin (11/3/2024).

Sehingga, kata dia, hal ini sangat memilukan bagi pengamat dan penggiat politik dengan perlakuan demokrasi yang terjadi saat ini. Namun hal itu menjadi bagian dari pengalaman politik di masa mendatang.

Abas Karip menambahkan, pihaknya awalnya menargetkan minimal 6 kursi atau bertahan dengan maksimal 9 kursi yang telah didapatkan saat 2019 lalu dan pertahankan posisi pimpinan DPRD.

Tetapi hal tersebut menjadi mimpi belaka bagi pihaknya sebagai pimpinan partai Nasdem di Kabupaten Muna Barat, namun terjadinya penurunan kursi Nasdem dari 9 kursi menjadi 3 kursi. Hal itu sesuatu dinamika yang biasa dalam politik dan akan menjadi cambuk untuk menata diri dengan baik sebagai kader partai maupun organisasi politik di tengah masyarakat Muna Barat.

Hal ini tentunya akan terus dilakukan pendidikan politik di masyarakat tentang sistem politik yang baik dan benar, serta pihaknya sebagai partai politik akan terus melakukan evaluasi terhadap caleg-caleg yang tidak sungguh-sungguh berkiprah dalam dunia politik.