Sebagai Ketua DPD yang jauh lebih muda dari senior-senior, ia sadar diri. Namun, tugasnya hanya bekerja sesuai dengan aturan. Apa yang menjadi keputusan partai, itu sudah final. Seperti halnya dulu, saat DPP memutuskan La Saemuna mengganti Zahrir Baitul sebagai ketua DPRD. DPD dan DPC sama-sama patuh terhadap putusan partai.
"Posisinya sama saat ini. Pak La Saemuna digantikan oleh saudara Irwan, kami di DPD juga menjalankan keputusan partai. Jika setiap keputusan partai dilawan, tentu kita sebagai kader juga tau konsekuensinya. Saya hanya mendoakan dengan tulus beliau (La Saemuna) bisa legowo," ungkapnya.
WON mengaku, bagi DPD dan DPC, La Saemuna dianggap sebagai orang tua sendiri. Mereka sadar benar terkadang cinta anak tidak selalu menyenangkan bagi orang tuanya. Namun, sebagai anak melakukan itu demi kebaikan orang tuanya sendiri. (B)
Reporter: Sunaryo
Editor: Kardin
