KENDARI, TELISIK.ID - Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh menyebut, saat ini bahasa daerah di Sultra bertambah dengan bahasa China.

Hal itu bukannya tanpa sebab, Abdurrahman menyampaikan, saat ini sudah puluhan ribu Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di Sultra.

"Bahasa daerah kita sekarang jadi 21, tambah dengan bahasa China," ungkapnya, Senin (20/7/2020).

Ketua DPW PAN itu juga menjelaskan, dengan banyaknya TKA di Sultra, maka masyarakat harus dapat bekerja keras dan terampil agar tidak kalah dengan mereka.

Baca juga: Belum Ada LP, Reskrim Konawe Belum Jadikan Mr. Li Tersangka