“Saya merasa ini tugas saya sebagai Ketua KPK. Jadi saya punya kegiatan baik dalam bidang pencegahan, supervisi, monitoring dan banyak lainnya. Kita juga melakukan supervisi, baik di kejaksaan maupun kepolisian,” bebernya.
Selain agenda dinas KPK di Aceh, Firli juga diketahui melakukan aktivitas di luar kedinasan. Antara lain belajar masak nasi goreng di salah satu warung makan di Banda Aceh, bermain bulutangkis, dan merayakan ulang tahunnya ke-60 di sebuah pondok pesantren.
Polda Metro Jaya yang telah mengetahui Firli berada di Aceh, menegaskan bahwa kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap SYL tetap ditangani secara profesional oleh penyidik.
“Intinya proses penyidikan terus berproses. Dipastikan penyidikan akan berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).
Firli Bahuri baru satu kali menjalani pemeriksaan di ruang Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri pada Selasa, 24 Oktober 2023. Namun, Ade belum bisa memastikan jadwal pemeriksaan lanjutan terhadap Firli.
