MUNA, TELISIK.ID - Pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi COVID-19 sangat membahayakan nyawa manusia.
Virus mematikan itu terus mengancam masyarakat sebagai pemilih, peserta dan penyelenggara Pilkada.
Agar tidak adanya klaster baru di seluruh tahapan, KPU Muna berharap ada keseriusan semua pihak untuk patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.
"Pilkada di tengah pandemi COVID-19 ini kita berharap bukan untuk merenggut nyawa, tetapi harus diutamakan keselamatan," kata Ketua KPU Muna, Kubais di sela-sela sosialisasi tahapan lanjutan Pilkada, Kamis (17/9/2020).
Acuan KPU dalam melanjutkan tahapan Pilkada di tengah bencana non alam itu adalah mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, jaga jarak, hindari kontak fisik, menyiapkan disinfektan, handsanitizer dan tidak bergerombol.
