"Duit semua itu kendalanya, karena kalau tidak ada duit, bagaimana mau menang. Untuk menjadi caleg tidak perlu duit, yang diperlukan hanya SKCK, surat kesehatan dan surat keterangan dari pengadilan. Namun, untuk terpilih mendapat kursi di DPRD, haruslah pakai duit. Kalau tidak ada duit, bagaimana bisa mengumpulkan orang," ungkapnya.
Awalludin Sibarani mengaku agar pemilu dilaksanakan secara proporsional tertutup sehingga tidak banyak saingan.
"Kita lihat jika dilakukan seperti saat ini. Sangat banyak saingannya. Untuk menjadi anggota DPRD harus memiliki duit agar bisa mendapatkan kursi. Jika dilakukan tertutup, maka akan lebih mudah prosesnya," terangnya.
Baca Juga: PKB Sumatera Utara Daftar 120 Bacaleg, Ini Targetnya
Terpisah, Ketua KPU Sumatera Utara, Herdensi ketika dikonfirmasi mengaku, berkas pencalonan bakal calon legislatif dari PKB sudah diterima.
