Nasruddin juga menceritakan sejarah komunitas mereka, yang bermula pada 1904 ketika Raja Laiwoi mengizinkan para awak kapal Bugis mendiami kawasan Pantai Toronipa.

Generasi ketiga komunitas ini terus menghormati hubungan historis tersebut dan merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap tanah yang mereka huni.

Baca Juga: Pengalaman dan Dedikasi LA-IDA Diyakini Modal untuk Menang di Pilgub Sultra 2024

Sebagai bentuk penghormatan, Nasruddin menyerukan seluruh keturunan Padewakang Hoalu Kapala di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara, seperti Kolaka, Konawe Selatan, Muna, Buton, Baubau, hingga Wakatobi, untuk mendukung paslon LA-IDA.

“Kami percaya Lukman Abunawas, sebagai keturunan raja-raja di jazirah Sulawesi Tenggara, adalah pemimpin yang mampu membawa perubahan besar bagi daerah ini,” tegas Nasruddin.