Masjid-masjid masa lampau yang dibangun di wilayah Kasultanan Mataram Islam Ngayogyakarta Hadiningrat, banyak memiliki keunikan dan nilai filosofis.

Salah satu di antaranya adalah masjid Keraton "Soko Tunggal" dengan arsitektur unik dan penuh nilai filosofis yang hanya memiliki satu tiang penyangga utama dari kayu.

Keraton Yogyakarta memiliki beberapa peninggalan masjid yang tersebar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan salah satu masjid yang cukup unik itu adalah Masjid Keraton Soko Tunggal. Terletak di depan pintu masuk obyek wisata Tamansari, Kraton, Yogyakarta.

Masjid ini memiliki keunikan hanya memiliki satu buah soko guru (tiang penyangga utama). Biasanya, bangunan berkonsep Jawa disangga minimal empat batang soko guru.