Di sekitar sungai tempat sumber air panas juga terdapat pedagang, sehingga anda tidak perlu khawatir kekurangan stok makanan saat berkunjung.
Salah satu pengelola taman wisata Kea-Kea, Abdul Wahid mengatakan, sejak dibuka awal 2018, permandian yang termasuk dalam kawasan KSDA Mangolo ini ramai dikunjungi masyarakat.
"Untuk pengelolaan wisata ini kami langsung dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka," ungkapnya.
Wahid menjelaskan, selain sebagai tempat wisata, Kea-Kea juga biasa digunakan sebagai tempat rapat, kegiatan pramuka, dan pengkaderan untuk para mahasiswa yang ada di Kolaka.
"Biasa juga anak-anak klub motor kalau ada tamunya dari luar daerah pasti buat kegiatan di sini," jelasnya.
